Job Sheet Pemeriksaan DTC EFI Secara Manual


SMK MUHAMMADIYAH IMOGIRI
TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)
MOTOR 2
JOB : 1
Kelas :
XI TKR
Waktu :
6 x 45 Menit
DTC Manual
A. TUJUAN
Setelah selesai praktik, peserta didik dapat:
1. Mendiagnosis kerusakan system EFI dengan membaca lampu diagnosis (DTC).
2. Mempelajari rangkaian system diagnosis system EFI (DTC).
B. ALAT DAN BAHAN 
1. Unit Engine Stand Toyota EFI.
2. Kabel Jumper Diagnosis
3. Bensin
4. Majun
C. KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan peralatan kerja sesuai dengan fungsinya.
2. Hindari perilaku atau tindakan yang dapat mengganggu keselamatan kerja
D. LANGKAH KERJA
1. Pengecekan lampu peringatan check engine.
2. Lampu peringatan mesin atau check engine akan menyala apabila switch kontak diputar ke posisi on dan mesin belum menyala.
3. Bila mesin telah distarter, maka lampu check engine harus padam. Bila lampu check engine tetap menyala, berarti menandakan bahwa sistem diagnosis telah mendeteksi adanya kerusakan atau kegagalan fungsi atau kelainan pada sistem.
4. Keluaran (output) dari kode diagnostik. Untuk mendapatkan keluaran kode diagnostik ini, lakukan prosedur berikut :
Pemeriksaan pada kondisi awal
  • Tegangan pada baterai harus 11 Volt atau lebih
  • Katup throttle gas tertutup sepenuhnya (Titik IDL pada sensor posisi throttle tertutup)
  • Transmisi pada kendaraan pada posisi netral
  • Aksesories yang ada pada kendaraan dimatikan
  • Mesin mencapai temperatur kerja normal.
  • Putar switch kontak ke posisi ON, tetapi jangan starter mesin.
5. Gunakan kabel jumper, kemudian hubungkan singkat antara terminal TE1 dan E1 pada cek konektor.

6. Bacalah kode diagnostik dengan melihat jumlah kedipan lampu peringatan mesin (check engine)
Kode-kode diagnosis (TCCS ECU Tanpa/ Meter Aliran Udara)
Bila operasi sistem normal (fungsi Normal), maka lampu check engine akan mengedip secara continyu
7. Bila terjadi kegagalan fungsi, maka lampu akan mengedip sejumlah beberapa kali yang sesuai dengan penunjukan kode kegagalan fungsi


Penghapus kode diagnosis
Setelah dilakukan perbaikan di bagian gangguan, kode diagnosis terjadinya kegagalan fungsi yang ada di dalam memori ECU ini harus dihapus dengan cara melepaskan sekring EFI (15A) yang terletak di dalam kotak sekring
CATATAN:
Penghapusan data memori ini juga dapat pula dilakukan dengan melepas kabel terminal negative pada baterai. Akan tetapi dalam hal ini akan terjadi pula penghapusan pada sistem memori yang lain (misalnya jam).
Bila kode diagnosnosis ini tidak dihapus, maka akan tetap tertinggal di dalam ECU dan akan muncul bersamaan dengan kode baru kelak, jika terjadi kembali gangguan di saat mendatang.
E. HASIL PEMERIKSAAN
Signal kedipan
Kode Kedipan
Kerusakan
F. TUGAS
Buatlah laporan lengkap mengenai pemeriksaan menggunakan DTC secara manual!

Leave a Reply

Your email address will not be published.